Deep Freeze memang aplikasi “aneh bin ajaib”. Aplikasi ini bisa
“membekukan” harddisk sehingga perubahan-perubahan yang terjadi pada
system akan lenyap saat komputer di restart. Namun, saat kita mencoba
mengUninstallnya, seringkali kita mengalami kesulitan. Belum lagi kalau
kita lupa passwordnya.
Di bawah ini akan saya coba ulas berbagai
tips untuk menghabisi Deep Freeze yang saya kumpulkan dari beberapa
sumber. Semoga bisa membantu anda.
============Pake
xDeepFreeze=============
1. Download xDeepFreeze di sini.
2.
ekstrak ke C:\xDeepFreeze
3. Jalankan file Run_Me.exe. Muncul file
“mcr.bat” dan “XDeepFreeze.exe” akan terload.
4. Pada XDeepFreeze,
Tekan “Stop DeepFreeze”, untuk menghentikan “frzstate.exe”
5.
Bersihkan registry yang dibuat Deep Freeze saat instalasi, tekan “Clean
Registry”.
6. Jalankan command.com di folder C:\xDeepFreeze
7.
Jalankan mcr.bat. Ini akan membersihkan file “persifrz.vxd”.
8. Klik
Exit. Deep Freeze tinggal sejarah.
============Pake Deep
Unfreezer (Deep Freeze dibawah v.6)=============
1. Download Deep
Unfreezer di sini.
2. Jalankan aplikasi. Klik Load Status.
3. Pilih Boot Thawed. Klik
Save Status.
4. Reboot
============Pake PE Builder (Live CD
Windows)=============
Cara yang satu ini saya kutip dari Wikianswer.
Aplikasi yag harus disiapkan adalah PE Builder. Anda bisa
mendapatkannya di sini.
Selain itu, anda membutuhkan file instalasi Windows (XP Home/ Pro
dengan minimal SP 1 atau Server 2003).
Langkah-langkah yang harus
dilakukan cukup panjang. Pertama-tama, kita harus membuat CD Startup
Windows.
1. Pastikan sistem memiliki ruang kosong 500 MB.
2.
Copy file instalasi Windows ke folder khusus di Harddisk.
3. Install
PE Builder, lalu jalankan aplikasi ini.
4. Setelah menyetujui
License Agreement, akan muncul tampilan utama PE Builder.
5.
Masukkan lokasi file instalasi Windows.
6.Pada dialog PE Builder,
pilih opsi “Burn CD/DVD”. Ketika anda menggunakan CD RW (bisa dihapus),
pastikan bahwa pilihan “AutoErase RW” diaktifkan. Pilihan “burn using”
harus diset ke “StarBurn”. Kalau anda ingin CD otomatis dikeluarkan
setelah proses burning selesai, centangi “Eject after burn”. Pilih cd
writer anda dari daftar device.
7. klik “build”. PE builder akan
meminta ijin membuat direktori BartPE, jawab Yes.
8. Lisensi dari
Microsoft Windows tampil. Baca dan pilih agree untuk melanjutkan.
9.
Tunggu sampai selesai.
Langkah selajutnya, silakan retart komputer
dan masuk ke BIOS. Ubah urutan booting agar boot melalui CD. Setelah
masuk ke live CD Windows, lakukan langkah-berikut.
1. Jalankan
regedit.
2. Buka menu Find dan masukkan “UpperFilters”. Jangan lupa
centangi “only the Values”.
3. Jika telah ditemukan, lihat apakah
terdapat baris yang mencantumkan driver Deep Freeze (DeepFrz atau
DepFrzLo) lalu hapus. hapis juga baris untuk ThawSpace (ThwSpace),
biarkan sisanya. Tekan F3 untuk melanjutkan pencarian dan ulangi proses
diatas sampai value UpperFilters tidak ada di key HKLM\MySystem.
4.
Tuju ke HKLM\MySystem\Select lalu buka value bernama Default. Di sini
terdapat key untuk control set yang akan digunakan system saat booting.
Jika nilainya 1 maka akan tertulis ControlSet001, jika 2 akan tertulis
ControlSet002, dst. Ingat control set itu
5. Lalu tuju ke
HKLM\MySystem\ControlSetXXX(sesuai default)\Services lalu hapis key yang
bernama driver Deep Freeze (DeepFrz atau DepFrzLo dan DepFrzHi). Lalu
hapus juga driver ThawSpace (ThwSpace).
6. Reboot system secara
normal.
7. Selesai sudah.
Bila ada langkah-langkah yang kurang
jelas, silakan periksa referensi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar